Dampak Negatif Bermain Judi yang Perlu Kamu Tahu

pkv – Judi merupakan salah satu penyakit yang sukar dihilangkan di kehidupan masyarakat. Dari Bandar hingga kaki tangannya, semua pelaku judi selalu punya cara untuk melakukan kegiatan haram ini. Ada banyak cara untuk bisa melakukan taruhan judi, mulai dari judi konvensional hinnga judi online.

Mau dilihat dari segi manapun, yang namanya bermain judi tetap menimbulkan dampak negative. Namun sayangnya, di sisi lain ada oknum-oknum tertentu yang memperlihatkan bahwa bermain judi memberikan keuntungan bagi pembangunan. Di beberapa belahan dunia, permainan judi termasuk sesuatu yang legal dan menjadi  hal biasa di tengah masyarakatnya. Pihak Negara pun juga mendapatkan pajak besar yang asalnya dari bisnis taruhan tersebut.

Meskipun begitu, terlepas dari keuntungan besar yang ditawarkannya, tetap saja bermain judi lebih banyak menimbulkan hal-hal negatif di kehidupan para pemainnya. Nah, seperti apa sisi negatif bermain judi? Berikut ini kami akan sajikan pembahasan mengenai dampak negatif bermain judi.

Dampak Negatif Bermain Judi

Merebaknya permainan judi pkv di tengah masyarakat tentu akan menghancurkan berbagai sistem tatanan sosial. Mirisnya, para pemain judi di indonesia sebagian besar berasal dari kalangan menengah bawah. Tentu saja kehidupan mereka sehari-hari sangat sederhana atau bahkan pas-pasan.

Namun, demi memperoleh kemenangan yang katanya melimpah, mereka rela merogoh kocek untuk mengadu nasib dengan bermain judi. Tidak terasa, isi dompet mulai habis dan berbagai benda berharga pun tergadaikan. Bahkan, yang lebih parah adalah suatu kasus perjudian yang melibatkan anak atau istri sebagai modal taruhan. Begitulah dampak negatif bermain judi yang sering disepelekan banyak orang.

Perlu diketahui bahwa bermain judi ini dapat dimulai dari keisengan, coba-coba, bahkan ikut-ikutan teman. Beberapa pemain judi berani bertaruh tidak untuk dibuat serius. Namun, lama kelamaan justru bermain judi mampu membuat ketagihan. Apalagi kalau mengetahui ada teman atau tetangga yang berhasil menang dalam taruhan, maka rasa ingin merasakan kemenangan pun semakin menggebu. Hingga mereka yang sudah lama bermain judi pun sulit lepas dari cengkraman kegiatan merugikan tersebut.

Meskipun sekali atau dua kali tidak berhasil menang, namun impian untuk memperoleh penghasilan tanpa perlu bersusah payahlah yang menjadi amunisi untuk terus bermain judi. Maka tidak heran bila pemain judi akan terus mencoba hingga hanya akan tersisa dua kemungkinan, menjadi pemenang atau mengalami kesulitan ekonomi.  Apabila berhasil menang pun pasti uang tersebut akan digunakan kembali untuk bermain judi. Dampak negatif bermain judi sama saja tidak merasakan hasil kemenangannya.

Kebiasaan bermain judi memang menimbulkan permasalahan sosial seperti menelantarkan anak, perceraian dan kemiskinan. Namun, di samping itu kegiatan berjudi juga tergolong sebagai kriminalitas. Hal ini tentu saja dapat memicu tindak  kejahatan yang lain. Demi untuk  memperoleh uang yang dapat dipergunakan berjudi, para pemain judi tentu rela melakukan tindak kriminalitas yang lain seperti mencuri, merampok, korupsi, kdrt dan lain-lain. Jika dilihat dari sisi yang lain, kegiatan berjudi merupakan pasangan dari bisnis kejahatan lainnya seperti minuman keras, narkoba, bahkan prostitusi.

Dampak negatif bermain judi tidak bisa dianggap remeh. Ya, kegiatan ini memang nyata ada di tengah-tengah masyarakat dan tidak seharusnya kita menutup mata. Judi hanya dinilai sebagai permainan taruhan biasa yang tidak berpengaruh apa-apa. Selain itu, bermain judi juga dianggap sebagai kebiasaan normal dan wajar, bukan lagi sebuah tindakan yang melanggar norma, hukum, adat dan agama.

Bermula dari iseng, coba-coba dan ikut-ikut, hingga akhirnya berimbas pada bangkrut dan menjadi miskin. Bagi yang sudah kaya raya, tanpa terasa judi menggerogoti harta hingga akhirnya tidak ada yang tersisa. Dalam menanggulangi tindakan judi, perlu upaya yang masif dari berbagai pihak mulai dari pemerintah, polisi, LSM, komunitas, guru, pendakwah, masyarakat umum, dan lain sebagainya. Kita tidak bisa hanya mengandalkan polisi saja dalam masalah serius ini. Sebab, jika kita bersikap tidak peduli, maka tindak kriminal ini akan dipandang hal yang lumrah sampai kapan pun juga.

Sebab, tidak ada upaya yang benar-benar serius dalam menanggulangi dampak negatif bermain judi. Komunitas juga memiliki peran vital dalam memutus rantai perjudian. Ya, saat ini ada banyak sekali komunitas berbasis sosial yang bisa mensosialisasikan serta mengajak  masyarakat untuk menghindari yang namanya perjudian. Jika setiap komunitas sosial mau untuk bahu membahu memberantas perjudian, maka tindak kriminalitas ini dapat ditanggulangi,  minimal diminimalisir.

Mungkin terlihat tidak relevan, namun guru juga memiliki andil besar dalam memutus dampak negatif bermain judi. Ya, setiap penjudi tentu terlahir dari bibit-bibit generasi yang pernah atau sedang mengenyam bangku pendidikan. Guru dapat mensosialisasikan dampak buruk dari kegiatan berjudi. Sebab, saat ini yang bisa memainkan judi bukan hanya orang dewasa saja, tetapi juga anak-anak. Sebab, karena kecanggihan teknologi di masa sekarang, berjudi bisa dilakukan secara online yang tentu saja cara taruhannya lebih mudah dan praktis.

Harus ada sanksi yang tegas terkait adanya tindak judi ini. Kadang kala, hukum  hanya dijadikan sebagai formalitas semata tanpa ada tindakan yang tegas dan nyata. Bukan hal yang tabu jika ada beberapa oknum aparat keamanan yang mendapat uang suap atas terselenggaranya permainan judi di suatu daerah. Jadi, para pemain  judi tetap dapat menjalankan aksinya tanpa harus takut bila sewaktu-waktu ada penggerebekan. Terang saja, karena hukum pun mampu dibeli oleh mereka.

Demikianlah pembahasan terkait dampak negatif bermain judi. Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa untuk menanggulangi aktivitas berjudi dari masyarakat diperlukan sinergitas yang kompak antar berbagai pihak. Sebab, jika hanya mengandalkan satu pihak saja yan terlibat, maka permasalahan sosial ini tidak akan pernah akan hilang di lingkup masyarakat.

Kenapa Kaum Muslim Dilarang Berjudi ?

Sudah jelas bahwa perjudian di dalam islam tidaklah diperbolehkan bahkan untuk membuat taruhan saja tidak diperbolehkan. Kenapa tidak diperbolehkan? Karena judi dianggap sesuatu yang hanya untuk kesenangan saja dan hanya menghabiskan waktu guna sebagai bentuk hiburan. Didalam islam memang ada larangan berjudi, hal ini sudah dijelaskan pada dalil naqli dan aqli.

Perjudian yang dianggap sebagai perbuatan keji. Sudah dijelaskan pada Al-Quran surah Al-Maidah. Islam memang mengizinkan semua jenis rekreasi termasuk olahraga dan permainan, namun islam melarang apapun yang melibatkan suatu jenis perbuatan judi. Al-Qur’an menyebut perjudian sebagai perbuatan keji atas pekerjaan tangan setan. Dengan kata lain perbuatan judi merupakan suatu kebiasaan yang sangat buruk dengan konsekuensi dapat menghancurkan serta merusak kehidupan pribadi maupun sosial seseorang.

Perbuatan judi dapat dirasakan merupakan perbuatan yang tidak adil. Hal ini dapat kita lihat bahwa judi http://207.148.125.127/ melanggar suatu prinsip keadilan. Dari sudut pandang islam dijelaskan bahwa keadilan sangat dihargai. Didalam agama islam sudah jelas jika kaum muslim dilarang berjudi hal ini dikarenakan judi bersifat haram.

Melalui kegiatan berjudi, seseorang atau lebih pasti menginginkan suatu kemenangan baik pada uang maupun properti yang pada hakikatnya mereka tidak memiliki hak apapun. Untuk penjudi ini dapat menghasilkan keuntungan yang ia inginkan karena hanya kebetulan saja atau dapat dibilang karena keberuntungan yang ia raih.

Permainan judi dapat memupuk suatu sifat keserakahan seseorang, penjudi akan terus bermain untuk mendapatkan suatu hadiah yang sebenarnya tidak pantas dia dapatkan. Jika ia sudah mendapatkan suatu keuntungan pasti dia akan menginginkannya kembali untuk mendapat suatu keuntungan lagi. Hal inilah yang disebut dia kecanduan akibat permainan judi. Hal inilah yang menyebakan kaum muslim dilarang berjudi.

Ia berpikir ingin selalu merasa menang dan enggan untuk berhenti, padahal bermain judi dapat membuat dia melupakan waktu dan tugas yang penting. Perbuatan judi hanya akan membuat seseorang tidak akan menyukai suatu pekerjaan yang serius dan kerja yang halal. Seseorang yang seperti ini secara bertahap akan merasakan kehilangan rasa hormatnya atas segala usaha manusia yang sebenarnya. Lama-kelamaan dia juga akan merasa menjadi pecandu judi sebenarnta. Jika dia merasa kekalahan, dia akan berpikir peruntungannya untuk sementara waktu.

Dan keinginannya untuk mendapatkan suatu keuntungan akan terus dia kejar. Permainan judi akan membuat kita lupa segala hal baik dalam ibadah, kerja maupun tuhannya sendiri. Ketika seseorang sudah terlibat akan permainan judi maka ia akan mengabaikan segala apa yang sudah diperintahkan oleh tuhannya. Ia akan menunda ibadahnya dan bahkan kaum muslim dilarang berjudi akan meninggalkan ibadahnya tingkat kemalasannya pun menjadi tinggi. Serta menimbulkan sikap serakah seolah ingin memakan uangnya sendiri.

Jika seseorang sudah tidak mampu menjaga fitrahnya, pasti agama baginya sudah tidak ada artinya lagi. Islam atau agama yang lainnya memungkinkan seseorang untuk meraih materi dengan cara bekerja keras serta berdoa. Sedangkan, berjudi adalah suatu kejahatan seperti minum-minuman keras . Hal ini hanya akan menganggu keseimbangan suatu emosional sesorang serta akan merusak kemampuan intelektual seseorang. Wajib diingat bahwa Al-Qur’an menyebutkan kedua kejahatan antara minuman keras maupun judi adalah hal yang sama.

Judi dapat membuat kita memiliki suatu sifat benci dan iri hati. Hal inilah yang membuat kaum muslim dilarang berjudi karena islam mengajarkan bahwa suatu hak baik dalam properti maupun uang yang dibangun melalui suatu norma masyarakat akan disetujui oleh agama. Ini merupakan hal yang sakral dan tidak boleh diambil suatu harta kecuali melalui pertukaran maupun penjualan atau amal yang sah.

Perbuatan judi sangat melanggar norma-norma yang sudah berlaku. Judi dapat menghasut, memusuhi dan menimbulkan suatu kebencian antar sesama manusia. Judi juga bersifat adiktif atau ketergantungan. Banyak orang yang berpikir bahwa judi hanya untuk bersenang-senang atau dapat dibilang hanya sebagai hobi saja. Namun, banyak yang tidak mengetahui bahwa judi memiliki banyak resiko, uang akan habis jika kita kalah dalam berjudi.

Namun, jika dilihat dari sudut pandang agama islam bagi kaum muslim dilarang berjudi segala apapun yang jahat akan dianggap sebagai skala yang besar baik itu kejahatan kecil pun. Setiap kejahatan timbul dari benih yang kecil yang kemudian terbentuk dan menjadi ukuran yang tidak dapat terkendalikan. Selain memiliki sifat yang adiktif, judi juga dapat memberikan paksaan untuk diri sendiri.

Hal ini dapat membahayakan bagi kita sendiri maupun masyarakat sekitar. Energi penjudi memiliki kapasitas yang intelektualnya tinggi, serta cakupan nilainya akan bertahap dikonsumsi sebagai kebiasaan. Orang seperti ini akan dianggap masyarakat sebagai manusia parasit, karena ia dianggap menghabiskan sumber daya yang ada serta mengabaikan apa yang menjadi tugasnya di masyarakat.

Hal diatas sudah menjelaskan kenapa kaum muslim dilarang berjudi karena tidak ada dukungan serta manfaat bagi kehidupannya malah hanya dianggap  sebagai kesenangan sesaat. Yang hanya akan merugikan banyak orang, untuk itu sebelum melakukan sesuatu kita harus berpikir apakah itu akan berdampak pada masyarakat atau tidak.

Jika hanya untuk merugikan diri sendiri dan membuat hidup kita hancur seharusnya sudah dapat kita tinggalkan. Semoga apa yang sudah dijelaskan diatas dapat memberikan manfaat bagi kita semua serta memberikan hal yang positif untuk menjauhi diri dari kegiatan yang tidak baik dan semoga kita terhindar dari orang yang hanya akan merugikan diri kita sendiri.

 

Alasan Islam Melarang Adanya Judi Togel Online

Alasan Islam Melarang Adanya Judi Togel Online
Alasan Islam Melarang Adanya Judi Togel Online

Bandar Togel Terpercaya – Pemain terbaik yang ingin mendapatkan jumlah total. Bagaimana para pemain ini berhubungan dengan apa saja yang bisa didapat, mulai dari hal yang masuk akal sampai tidak dapat diperoleh.

Sayangnya, tidak semua orang berhasil, karena dalam permainan tentu saja ada yang menang dan ada yang harus kalah. Kalah dan menang menjadi hal yang wajar terjadi, namun jika tidak berhasil dengan baik, para pemain ini tidak akan menyadari bahwa togel online banyak menyimpan hal buruk.

Judi online sendiri telah dikenal cukup lama, Meskipun belum populer seperti saat ini. judi online saat ini semakin digemari saat ini telah banyak smartphone yang diterbitkan. Bahkan, harga smartphone yang lebih terjangkau membuat sebagian besar masyarakat saat ini sudah memiliki smartphone.

Distribusi smartphone yang semakin mudah, ditambah harga smarphone di pasaran yang semakin beragam dan terjangkau membuat masyarakat bisa saja memiliki smartphone lebih dari satu. Di sinilah agen togel online semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Dengan modal smartphone yang memiliki akses internet, bandar togel terpercaya . Semua situs memiliki beragam jenis permainan mulai dari kasino, poker, slot, dan sebagainya. Sayangnya apapun jenis permainan judi yang dilakukan, para pemain ini tidak sadar bahwa permainan judi ini sangat dihindari dalam Islam.

Alasan Islam Melarang Adanya Judi Togel Online

Setiap kunjungan, Google menerima situs baru yang menawarkan game capitaltoto online ini. Tak ada habisnya perkembangan judi online di Indonesia, meskipun pemerintah sendiri telah mengambil langkah-langkah yang meyakinkan dengan menggunakan situs ini, namun tetap saja banyak agen judi nakal yang nekat.

Meski pemerintah telah menggunakan situs tersebut, namun tetap memiliki pemain yang menggunakan teknologi untuk menggunakan VPN untuk mengakses situs tersebut untuk bermain.

Banyak sekali pemain yang kecanduan dan tidak bisa melepaskan diri dari keinginannya untuk terus bermain. Banyak jenis permainan yang ditawarkan, bonus melimpah, hingga mudahnya akses untuk bermain menjadi godaan trsendiri bagi pemain untuk mencoba. Tapi, apapun alasannya, semua tidak sesuai dengan pandangan Islam.

Banyak yang masih berpikiran berjudi juga memberikan pemikiran positif untuk kehidupan. Hal ini perlu dikaji lebih lanjut. Banyak kerugian yang akan didapat saat Anda memutuskan menjadi pemain judi. Dari segi agama, tentu saja hal ini termasuk Islam. Mengapa

Bermain Judi Online Merusak Iman

Berjudi tentu menyebabkan rusaknya iman. Apakah terbukti? Tentu saja. Banyak orang yang lalai dan meninggalkan perintah agama karena tengah asyik berjudi. Inilah mengapa Islam melarang judi online. Tak hanya Islam, nampaknya agama lain pun sepakat dengan ini.

Bermain judi cukup menyita waktu, terlebih bagi pemain yang ingin mendapatkan untung besar. Inilah yang membuat permainan harus terus menerus silakukan walaupun kondisi keuangan mereka tidak baik. Pemain ini akan melakukan apapun untuk terus bermain,walaupun berhutang.

Berjudi Menyebabkan Seseorang Lalai Beribadah dan Berdosa

Sama seperti yang telah dituliskan di atas, seseorang yang asyik bermain judi akan cenderung lalai beribadah, dan ia akan menolak beribadah. Padahal, dalam aturan agama Islam jelas bahwa seseorang yang meninggalkan kewajibannya untuk beribadah akan mendapat dosa.

Sayangnya, jika sudah astik si pemain tidak akan peduli. Mereka cenderung menikmati permainan yang dijalankan. Kewajiban yang harusnya ditunaikan pun dilupakan dengan mudahnya. Hal ini sebenarnya merugikan diri sendiri, karena selain menambah dosa, hatinya pun tidak akan tenang karena kurangnya iman.

Berjudi Menyebabkan Munculnya Masalah Keuangan

Siapapun yang berjudi, pasti kebanyakan akan mengalami masalah, terutama keuangan. Berjudi sendiri dilakukan dengan bertaruh sejumlah uang dengan nominal tertentu. Uang ini uang sungguhan dan jumlahnya tak sedikit.

Mempertaruhkan uang tentu beresiko juga keilangan uang saat pemain kalah. Akibatnya, pemain belum tentu mendapat untung, kadang malah rugi. Banyak yang kebilangan banyak uang dalam permainan ini. Tak jarang pemain berhutang demin mendapatkan uang untuk bermain.

Berjudi Menyebabkan Seseorang Kehilangan Tujuan Hidup

Berjudi tentu saja tidak baik, karena dapat menyebabkan hilangnya tujuan hidup seseorang. Hal ini bisa terjadi kepada orang yang telah memutuskan untuk berjudi online dalam hidupnya. Hal ini terutama bagi pemain yang sama sekali belum pernah menang.

Saat terus bermain, maka yang dirasakan tentu hanya penderitaan, gelisah, cemas, dan perasaan tak nyaman. Mereka tidak akan merasakan kehidupan yang nyaman dan tenang. Bahkan tak jarang mereka dilanda depresi. Tak jarang juga mereka dikejar rentenir atau debt collector akibat hutang.

Orang yang Berjudi Memiliki Potensi Untuk Melakukan Kejahatan

Seseorang yang bermain judi online akan menghadapi hal tidak baik, dimana pemain memiliki potensi untuk melakukan kejahatan. Semua terjadi akibat tuntutan permainan judi yang dibuat. Adanya kekalahan tentu menjadi pemicu seseorang untuk melakukan kejahatan.

Saat seseorang telah kalah dan kehabisan uang atau modal, maka kondisi ini berpotensi membuat seseorang melakukan kejahatan yang melanggar hukum. Bisa saja mereka berbuat hal asusila, seperti merampok toko, kendaraan, atau melakukan kejahatan lain dengan tujuan untuk mendapatkan uang sebagai modal  bermain.

Banyaknya keburukan dalam permainan judi hendaknya menjadi pertimbangan serius bagi anda yang ingin mencoba permainan ini. sekali bermain, maka mungkin saja anda akan kecanduan ingin bermain lagi dan lagi.

Berhenti menjadi pemain judi senang hal mudah. Diperlukan niat dan tekad kuat, sebab jika ada niat dan tekad Anda bisa memanfaatkan cara lain agar tetap bisa mengakses situs judi tersebut.

Jauhi Judi Agar Anda Tidak Merugi dan Mendapatkan Hikmahnya

Jauhi Judi Agar Anda Tidak Merugi dan Mendapatkan Hikmahnya – Bukanlah suatu hal yang aneh bila Anda mendapati seseorang yang mencintai harta, sebab hal demikian adalah fitrah manusia. Karenanya, banyak orang berusaha memperoleh harta dengan berbagai cara, tanpa memikirkan harta tersebut halal atau haram.

Orang yang memiliki pembawaan seperti itu akan mencari harta yang disukainya melalui judi. Bila beruntung, Anda akan meraih harta yang jumlahnya sangat banyak tanpa perlu susah payah mendapatkannya. Judi HK Pools keburukannya lebih besar ketimbang manfaat yang akan Anda peroleh, seperti yang telah disebut dalam firman Allah SWT pada surah Al-Baqarah ayat 219.

Dalam Ayat tersebut Allah Azza wa Jalla tak ingkar terhadap manfaat dari judi. Mungkin dari perjudian tersebut hasil kemenangannya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari keluarga atau diri sendiri. Tetapi tetap saja manfaat itu masih jauh lebih banyak kehancurannya dan bahkan dapat merusak agama Anda. Karena itu Allah menyuruh umat muslim untuk jauhi judi.

Makna dari maisir atau judi

Sangat penting bagi kaum muslim untuk memahami hakikat dari sebuah larangan. Dengan begitu, saat larangan untuk jauhi judi berubah wujud maka Anda tak mudah terkecoh dan dapat mengetahui kalau hal itu tetap masuk dalam larangan Allah. Menurut sebagian Ulama mengatakan maisir berarti taruhan.

Di mana menurut mereka Al-Maisir merupakan sebuah taruhan dengan jenis apapun. Sementara bentuk taruhan yang diharamkan ialah terdapat kemungkinan memperoleh kerugian atau keberuntungan. Namun sebagian Ulama lain menerangkan maisir ini meliputi taruhan atau dalam bentuk lain. Cakupan ini bisa berbagai hal.

Permainan kartu atau catur meski tidak ada taruhan, jual beli gharar, merupakan suatu jual beli yang tak jelas sifat maupun barangnya sehingga dapat membahayakan. Dan hal ini pun dilarang Nabi SAW, sebab terdapat makna qimar yang sama dengan maisir dalam jual beli itu. Karena qimar ialah diambilnya harta Anda dalam taruhan dan ada kemungkinan Anda bisa dapat ganti ataupun tidak.

Seperti halnya habalul habalah yakni hewan yang akan dikandung oleh hewan yang masih berada dalam kandungan, orang yang membeli budak yang kabur, dan hal yang serupa itu. Kemungkinan bisa Anda dapatkan atau mungkin juga tidak dapat. Berdasarkan ini kata maisir dalam Alquran melingkupi semua ini.

Hikmah dari larangan berjudi

Allah Taala menyebutkan dalam surah Al-Baqarah: 219 bahwa judi adalah perbuatan dosa, terlebih bagi orang yang gemar minum alkohol dan judi. Ada begitu banyak keburukan atas perbuatan tersebut, sebab itu bagi Anda yang memiliki akal sehat jauhi judi dan khamar. Keburukan dari perbuatan itu jelas di terangkan Allah dalam surah Al-Maidah ayat 91.

Adapun keburukan itu akan menciptakan permusuhan dan juga kebencian di antara manusia dikarenakan berjudi serta minum khamar. Anda pun akan sulit mengingat Allah dan menunaikan salat. Dari keburukan yang disampaikan Allah SWT dalam surah tersebut semestinya cukup untuk memperingatkan untuk orang berakal menjauhinya.

Asal Anda tahu dosa judi itu tak hanya berlaku pada orang yang melakukannya saja, bahkan hanya sekadar ucapan ajakan berjudi sudah termasuk dosa. Bagi yang melakukan ajakan ini diperintahkan membayar kaffarah dengan bersedekah. Bayangkan hanya berkata saja diwajibkan untuk membayar kaffarah, lalu bagaimana dengan orang yang melakukan judi?

Pastinya dosa yang didapat lebih besar. Maka lebih baik bagi Anda untuk jauhi judi. Apalagi kerusakan yang ditimbulkan maisir lebih besar ketimbang kerusakan dari perbuatan riba. Dengan berjudi Anda akan mendapat dua kerusakan, yakni kerusakan yang disebabkan makan harta haram dan kerusakan dari permainan haram.

Karena sudah jelas berjudi hanya membuat kebencian dan juga permusuhan antar sesama manusia dan akan membuat Anda lalai beribadah salat dan bahkan sulit untuk mengingat Allah. Oleh sebab itu,  judi atau maisir lebih diharamkan barulah haram atas riba. Hikmah dari larangan judi ini akan menjauhkan Anda dari keburukan dan kehancuran tersebut.

Dari hal keburukan dan kerusakan yang ditimbulkan judi ini tentu menjadi hikmah besar bagi orang berakal yang jauhi judi. Tak ada kebaikan yang Anda peroleh dari berjudi, meski ada manfaat di dalamnya tetap saja hal tersebut tak sebanding dengan dosa yang diterima dan hal buruk lainnya.